|
OWNER
For Your Information ![]() Contact Me
Social ![]() Chatting
lets chat! History
Blog Archive
Credit
The Credit © 29 JUNE 2014 - Wardah Hasanah |
I Hate you my love (sebuah novel, part 1) Selasa, 24 Juni 2014 | 0 Comments
Catatan kecilku: cerita ini masih dalam tahap pengembangan. Cerita
yang saya bikin di ponsel kesayangan dan memikirkan alur ceritanya pelan-pelan
di kala senggang. Cerita ini yang lebih lebih dewasa dan menurut saya masih
agak kaku. Ceritanya mengisahkan tentang seorang cewek kuper dan jadul bernama Tiara (dalam segi berpikir), yang
sangat membenci cowok! Nah, nanti dia akan dipertemukan dengan cowok dengan
tipe yang komplit memenuhi standar kebenciannya bernama Alex, sekaligus yang
mampu mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi wanita yang pailing beruntung di dunia.
Yang mana yang harus dipilihnya. Egonya kan? Atau masa masa depan penuh harapan
dan kebahagiaan?
ALEX:
"apa...?"
Mala merasa dunianya hancur seketika. Kalimat itu keluar begitu saja dari mulut
Alex. Kekasih hatinya. Belahan jiwa yang sangat diimpikannya. Pria itu tetap
duduk tenang di hadapan Mala seolah kata yang diucapkannya hanyalah candaan
semata.
"ya, aku
ingin kita putus saja" ulangnya lagi. Mala mengernyit bingung. "kamu
lagi bencanda sayang...?" tanya nya hati2 sambil senyum. Gadis itu
mengusap lembut jemari Alex. Tapi Alex menarik tangannya cepat. Seolah sentuhan
gadis itu adalah jawabannya.
"aku bosan..."
ucapnya dingin. "kau cantik dan sempurna. Tapi aku tidak suka"
lanjutnya tiada ampun.
"apa...?"
Mala membeo bingung.
"kau
membosankan. Carilah pria lain yang kau inginkan. Aku tidak bisa bersamamu
lagi. Maafkan aku..." Alex mengubah posisi duduknya dengan mencondongkan
kearah Mala. Akhirnya dia menunjukan ekspresi sesalnya. Tiara tertawa getir.
PUTUS?!!
"jika
kau sedang main-main, kurasa sudah cukup sekarang Alex. kau bisa membuatku
patah hati beneran..." ungkapnya parau. Alex menggelengkan kepalanya.
"aku serius.." bantahnya.
"KAMU...?!!"
Mala terpekik histeris. Suaranya yang cukup keras membuat mata para pengunjung
cafe ala barat bernuansa italia itu, memandang penasaran ke arah meja mereka.
Ada apa sih? Apa pasangan itu sedang bertengkar?
Alex terdiam. Terlihat kilatan aneh d mata cowok berwajah tampan itu. "aku tidak bisa melanjutkan hubungan yg tidak ada gunanya ini, Mala" PLAK!!! Tamparan keras itu telak mengenai pipi Alex. "cukup" geram Mala putus asa.
"...KAU...
Kau jahat Alex! Aku benci kamu!!!" Mala menarik tas kecilnya dan
menghambur keluar cafe dengan berlinang air mata. ooh... kenapa jadi seperti
ini...? baru seminggu hubungan ini berjalan dan tidak ada kesalahan maupun
pertengkaran apapun. Tapi kenapa...? Kenapa Alex memutuskannya dengan alasan
konyol?! D kursinya, Alex masih terpaku diam. Di usapnya pipi kiri nya yang
terasa panas dan sakit. Tapi Alex tidak sedikitpun terlihat menyesal. Kilatan d
matanya semakin terlihat jelas. Dia tersenyum. Senyum jahat yg mengerikan. Menangislah...
MENANGISLAH!! kalian makhluk lemah dan naif! rasakanlah sesak itu... Alex
menyesap cangkir kopinya yang terakhir dengan pelan. Senyum puas mengembang d
bibirnya. Inilah yang diinginkannya. Dia ingin para wanita itu merasakan
sakitnya! Sakit yang dulu pernah di rasakannya...
Bersambung ke part 2
Label: novel |
Posting Komentar